AS Minta Israel Hentikan Sementara Pembangunan di Yerusalem

AS Minta Israel Hentikan Sementara Pembangunan di Yerusalem


Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Israel untuk menahan proyek-proyek konstruksi besar di Yerusalem yang diduduki. Demikian laporan media Israel, Ynet News.

Seorang pejabat AS mengatakan bahwa Washington tidak ingin Tel Aviv mengumumkan peningkatan pembangunan di Yerusalem sebagai hasil dari pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap kota itu sebagai Ibu Kota Israel. AS khawatir ini akan semakin memicu kemarahan di kalangan orang-orang Palestina dan masyarakat internasional yang lebih luas 

Hal itu diungkapkan dalam sebuah pertemuan yang diadakan antara utusan khusus Timur Tengah Presiden Donald Trump, Jason Greenblatt, dan Duta Besar AS untuk Israel David Friedman serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Pernyataan pejabat AS muncul setelah laporan bahwa Israel akan meningkatkan pembangunan permukiman di Yerusalem yang diduduki menyusul pengumuman Trump.

Friedman akan bertanggung jawab untuk memindahkan kedutaan AS, para pejabat menambahkan.

Netanyahu sendiri mengklaim bahwa ia berkomitmen untuk berpartisipasi dalam perundingan perdamaian AS dengan Palestina, yang disebut sebagai kesepakatan akhir oleh Trump.

Warga Palestina telah mengadakan aksi demonstrasi selama berhari-hari menyusul pengumuman Trump pada tanggal 6 Desember yang juga memasukkan rencana untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Lima orang tewas, ribuan lainnya terluka dan ratusan lainnya ditangkap akibat tindakan keras Israel terhadap demonstran tak bersenjata.

Otoritas Palestina telah mengatakan bahwa AS bukan lagi mediator yang layak untuk perdamaian sebagai hasil dari tindakan tersebut.
0 Komentar untuk "AS Minta Israel Hentikan Sementara Pembangunan di Yerusalem"

Back To Top