Pentagon Tegaskan Tak Pernah Beri Pemberontak Suriah Senjata Anti Pesawat

Pentagon Tegaskan Tak Pernah Beri Pemberontak Suriah Senjata Anti Pesawat


Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon menyatakan, pihaknya sampai saat ini tidak pernah memberikan senjata anti pesawat kepada pemberontak Suriah. Pernyataan ini muncul setelah pemberontak Suriah menembak jatuh jet tempur Su-25 Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, jet tempur tersebut jatuh oleh rudal permukaan-ke-udara MANPAD portabel selama penerbangan di sekitar zona de-eskalasi di provinsi tersebut. Pilot tersebut telah melaporkan bahwa dia telah keluar dari pesawat dengan parasut di daerah yang dikendalikan oleh Al Nusra.

Juru bicara Pentagon, Eric Pahon menyatakan pihaknya belum pernah dan tidak pernah memiliki rencana untuk mengirimkan rudal permukaan-ke-udara MANPAD kepada pemberontak Suriah. Alasanya, keberadaan senjata dapat mengancam operasi melawan ISIS di Suriah.

"Bersama dengan, dan melalui mitra kami di Suriah, AS tetap fokus pada perang melawan ISIS. AS belum melengkapi mitra kami di Suriah dengan senjata darat-udara dan tidak memiliki niat untuk melakukan sehingga di masa depan," kata Pahon dalam konferensi pers di Washington.

Dia kemudian menyatakan, AS akan memeriksa klaim yang dibuat oleh Rusia untuk memastikan keberanya dan menambahkan bahwa untuk informasi lebih lanjut mengenai insien penembakan Su-25, sebaiknya ditanyakan langsung kepada Kremlin.

"Operasi kami secara geografis difokuskan pada operasi tempur yang sedang berlangsung melawan ISIS di Suriah timur. Kami akan menilai validitas klaim ini untuk memastikan keamanan mitra koalisi kami. Saya menyarakan Anda semua bertanya ke pemerintah Rusia untuk mendapatkan informasi mengenai kejadian ini," imbuhnya.
0 Komentar untuk "Pentagon Tegaskan Tak Pernah Beri Pemberontak Suriah Senjata Anti Pesawat"

Back To Top