Bercinta Dengan Mba Christy Didalam Kolam Renang
Namaku Monang, saat ini aku tinggal di sekitar kawasan gunung yang memiliki suasana yang adem dan terbebas dari asap polusi udara kota-kota. Kegiatannya ku sehari-sehari hanyalah membantu pekerjaan orang tua ku yang membuka usaha tempat makan. Ya ekonomi keluargaku tidak kaya-kaya amat, tapi cukuplah untuk kebutuhan sehari-hari.
Singkat cerita, Suatu hari saat itu aku sedang bosan di rumah, lalu kuputuskan untuk keluar mencari angin segar malam hari. Saya pergi menggunakan sepeda motor untuk turun ke bawah kaki gunung. Baru setengah perjalanan aku melihat sebuah mobil avanza putih yang tampak terhenti di tengah jalan, lalu sengaja ku lewati mobil tersebut dan terlihat lah pemilik mobil tampak bingung dengan mobilnya. Secara tidak tega, aku putarkan lagi motor ku dan menghampiri pemilik mobil tersebut.
" Permisi kenapa ya mobilnya ? " Tanyaku. Saat dia memalingkan wajahnya, jantungku berdegub kencang melihat sesosok wanita cantik, putih mulus dan bodynya juga sangat sexy sekali.
" Hmm gini mas,,, mobil saya bannya pecah " katanya. Tiba-tiba aku tersadar karena melamun melihat perempuan itu.
" ehhh... oww gitu... Ada ban cadangan ? " tanyaku lagi.
" Ada mas " katanya yang lalu menunjukkan ban cadangannya.
Sambil membantunya memasangkan ban mobilnya aku sempat berbincang-bincang dengan dirinya. Usia nya masih sekitar 25 tahun dan dia lagi mencari penginapan villa di sekitar kawasan gunung untuk berlibur. Tiba-tiba angin berhembus dengan kencang dan aroma parfum dari tubuhnya langsung tercium oleh ku, sungguh wangi sekali baunya. Meskipun dia memakai kaos oblong dan celana jens pendek tidak membuat dirinya merasa canggung di depanku.
Wajahnya juga terlihat sangat mulus sekali, tidak ada jerawat atau komedo-komedo di sekitar pipinya. Apa mungkin dia memakai komestik tapi masa bodo sekarang ini aku bersama wanita yang hampir mendekati sempurna menurutku. Tinggi badannya juga hampir setara dengan ku, payudaranya juga berasa padat berisi di balik baju kaosnya.
Setelah 15 menit berbincang akhirnya ban sudah terpasang, lalu cewek tersebut memperkenalkan dirinya yang sebelum nya memang belum berkenalan.
" Terima kasih ya mas.. perkenalkan namaku Christy " katanya sambil mengulurkan tangannya.
" Sama-sama.. nama ku Jimmy " kataku.
" Ow iya nih mas ada sedikit imbalan dari ku sebagai ucapan terima kasih " katanya. Aku pun menolak imbalan tersebut, lalu saya basa basi sebentar.
" Hmm lain kali boleh lah maen ke tempat mba " kataku.
" Boleh .. kapan ? " tanyanya.
" Ya tunggu sampai mba dapat tempat penginapan " kataku.
" Ya udah.. boleh " katanya.
Dalam hati asyik juga nih, lalu kami berdua saling bertukar no telepon untuk mengabari kalau sewaktu-waktu mba tersebut sudah mendapatkan villa. Tanpa rasa curiga dia langsung mengetik no nya di hp ku.
" Nanti kalau ada apa-apa lagi, bisa hubungi saya ya " Kataku.
" Oke mas .. makasih ya sekali lagi untuk bantuannya.. kalau tidak ada mas, engak tau lah saya sekarang nasibnya..udah malam gini lagi " katanya.
" Ya mungkin ini takdir hhehehehe.. " kataku sambil ketawa.
" Ah bisa aja.. ya udah saya pergi dulu cari penginapan ya mas.. keburu malam banget takut nanti gak ada penginapan lagi " katanya.
" Oke byee.. sampai ketemu lagi " kataku, lalu dia mengendarai mobilnya meninggalkan aku sendiri dalam kegelapan.
Keesokan harinya saya iseng coba-coba telepon mba Christy, tak berapa lama terdengar suara wanita yang tak lain adalah dirinya.
" Halo mba Christy.. ini saya Jimmy yang kemarin bantuin mba masang ban mobil " Kataku.
" Oh mas Jimmy apa kabar ? "tanyanya.
" Baik mba... uda dapat penginapannya ? " tanyaku.
" Uda dapat mas,, lumayan bagus dan enak lagi ada kolam renang nya juga ,, ow iya kapan mau ke sini ? sekarang aja ya mas nemenin Chirsty sekalian jalan-jalan sekitar sini " katanya.
" Ow.. ya uda boleh-boleh aku ke sana sekarang ya " kataku.
Lalu dia memberitahukan alamat villanya, aku pun bersiap-siap terlebih dahulu memakai baju yang rapi, dan menyemprotkan parfum yang sedikit mengoda heheh. Tak lupa juga membawa makanan khas sini juga ya hitung-hitung pedekate sekalian.
30 menit perjalan akhirnya aku sampai di villa tempat mba Christy menginap, ternyata mba Christy sudah menunggu ku di luar.
" Eh mas Jimmy.. rapi amat kaya mau kemana aja " katanya sambil tertawa.
" Ya gpp,, biar mba Christy betah aja sama saya hehhe " kataku.
Tanpa banyak basa basi lagi, aku di persilahkan masuk terlebih dahulu ke dalam villanya. Kami pun saling ngobrol -ngobrol di temanin makanan yang tadi ku bawa, suasananya sungguh adem sekali, banyak sekali suara burung-burung yang merdu.
Kemudian Christy mengajak ku untuk berenang di kolam villanya, kami berdua pun berjalan menuju ke kolam yang berada di belakang villa. Sungguh terasa sepi sekali tempat ini, seperti hanya mba Christy saja yang tinggal di sini.
Christy meminta izin sebentar untuk mengganti pakaian renang, sempat aku di tawari untuk menemani nya berenang, tapi karena aku tidak membawa baju ganti jadi ku urungkan niatku.
" Mas.. ayo temenin Christy donk.. lagian di sini gak ada siapa-siapa sepi begini " katanya.
" Tapi saya gak bawa baju ganti mba " kataku.
" Telanjang aja sih... yee gpp keles... " katanya.
Mendengar perkataannya itu aku sempat berpikir dan kaget, kesempatan ini tidak akan datang 2 kali. Sampai Mba Christy selesai berganti pakaian, dia masih memaksa ku untuk menemaninya.
" Santai aja mas " katanya, lalu ia nyebur ke dalam kolam renang, dari pinggir kolam renang aku masih melihatnya seakan tidak percaya dengan perkataannya tadi. Tak lama Christy naik ke atas dan menghampiriku.
" Lama amat sih mikirnya " katanya.
" Iya-iya ini mau nyebur " kataku.
Christy pun nyebur kembali ke kolam saat ia sedang asyik-asyiknya berenang, aku buru-buru melepaskan pakaian ku, lalu secara perlahan-lahan nyebur ke dalam kolam tanpa sepengetahuan mba Christy. Airnya terasa dingin sekali tapi lumayan seger lah, aku pun menyelam ke dalam air dan membiarkan rambutku basah.
Entah tiba-tiba saja dari belakang tubuhku tampak sebuah tangan yang menyentuh seluruh tubuh ku dan membuat ku merinding, ternyata itu mbah Christy.
" Eh.. mba ngapain ? " kataku.
" Hmm.. punya mu lumayan juga ya Jimmy, sayangnya mengerut sih karena dingin.. sini mba pegangin. " katanya.
" Hmm.. boleh deh " kataku tanpa mikir-mikir lagi.
" Relax saja ya.. Christy tau kok kalau mas Jimmy ini pasti sudah berpengalaman dengan perempuan " katanya.
" Ya gmn ya.. ntar di lihat gimana ? " kataku.
" Uda ku kunci pintu depan jadi selow aja " katanya.
Dari belakang penis ku di urut-urut oleh tangan mba Christy, rasanya sungguh enak sekali. Alhasil penis ku yang tadi mengkerut langsung tegak lurus ke depan. Aku pun tidak mau kalah, ku balikan badan ku dan ku menyelam ke bawah, ku lihat dari balik baju renangnya tercetak belahan vagina yang tampak jelas di mataku.
Dengan suasana yang sudah bergairah, kami berdua pun saling berciuman di dalam kolam renang, kadang ku remas payudaranya dengan tangan ku yang membuat dia mendesah " Ahhh mas ".
Lalu aku menyelam kembali ke bawah dan mulai menyedot lubang vaginanya dari sela-sela baju renangnya. Dia pun hanya bisa mengerang nikmat " Ahhh ahhhh " desah nya. Kepalaku tiba-tiba di tarik ke atas dan Christy menyuruhku untuk melanjutkannya di samping pinggir kolam.
Kami berdua naik dan langsung saja mba Christy mengulum penis ku, terasa sekali kuluman mulut dari Christy yang nikmat. Aku juga ingin memuaskan mba Christy, kami pun bertukar posisi menjadi 69 dimana aku kembali menghisap vaginanya yang merah merona. 5 menit kami saling memberi kepuasaan, tampak mba Christy sepertinya sudah tidak tahan lagi.
" Mas... masukin langsung aja " pintanya.
" Oke " kataku.
Lalu aku baringkan mba Christy di pinggir kolam, ku buka pahanya lebar-lebar agar memudahkan ku memasukan penis ku. Kemudian ku arahkan penis ku ke arah lubang vaginanya, tampak agak sempit sekali dan meleset beberapa kali. Saat sudah mulai masuk, kepala kontol ku seperti di pijit-pijit oleh kedutan di dinding vaginanya.
" Gimana.. enak ? " tanyaku.
" Hmm... enak masss... masukkin lagi lebih dalam " pintanya.
Langsung saja ku dorong perlahan-lahan pinggulku, sehingga sekarang batang penis ku masuk semua ke dalam dan mba Christy seperti terkaget menerima benda di dalam vaginanya.
Ku pompa perlahan-lahan penis ku di dalam vaginanya, tapi tampaknya seperti akan mau keluar spermaku ini, apa penis ku merasakan kenikmatan sampai harus menyerah terlebih dahulu.
" Terus mas pompanya... ahhhh... enaakkk mass... hmmmm " rintih Christy yang tampak tidak karuan bergerak kanan kiri pinggulnya.
Akhirnya aku tidak bisa berlama-lama mengenjot vagina Christy, Aku percepat genjotanku dan crottt...crottt....crotttttt oh rasanya nikmat sekali bisa ejakulasi.
" Yahh mass.. kok uda keluarrr.. " Katanya dengan tampang kecewa.
" Iya.. abisnya vagina kamu enak banget " kataku.
Aku lepaskan penis ku dari vaginanya dan tampak dia sepertinya masih belum puas bermain, dengan sigap dia langsung mengulum penis ku yang bercampur dengan sperma dan cairan vaginanya. " Hmmm teruss sayaangg " rintih ku. Tak berapa lama penis ku kembali mengacung dan siap untuk lanjut ronde kedua.
" Mas main di kolam aja yukk " katanya.
Belum ku jawab tawarannya, dia langsung nyebur dan menarik ku. Lalu di dorongnya diri ku ke sisi kolam renang, dengan gaya berdiri kami kembali bercumbu. Ku raih kedua pahanya agar naik ke atas badanku dengan tangan, ku sodokan kembali penis ku ke dalam vaginanya.
Kemudian dia mengejot tubuhnya maju mundur seperti orang yang sudah mahir dalam berhubungan badan. " ohhh masss " desah dia yang semakin membuat ku bersemangat, di peluknya diri ku sembari dia terus mengenjot penis ku.
Permainan kami kali ini lebih lama dari pertama nya, sekitar 10 menit mba Christy sudah 3 kali orgasme sedangkan diri ku masih belum sama sekali. Akhirnya di menit 15 aku merasakan akan ejakulasi kembali, ku percepat lagi dorongan pantatku dan crott...crotttt tembakan sperma untuk kedua kalinya di dalam vagina mba Christy.
Kami berdua saling berpelukkan dan merasa capek akan permainan yang sungguh panas ini.
" Sayanggg.. besok besok lagi yaa... aku ketagihan nih " bisiknya.
" Boleh sayaang " kataku.
Semenjak kejadian itu, selama mba Christy masih menginap di sana aku sering mampir dan melakukan hubungan itu kembali.
Tag :
dewasa


0 Komentar untuk "Bercinta Dengan Mba Christy Didalam Kolam Renang"