Kenikmatan Bersama Mantan Didalam Mobil

Kenikmatan Bersama Mantan Didalam Mobil


Perkenalkan namaku Supri, sekarang ini aku bekerja di salah satu perusahaan swasta di Yogyakarta. Aku juga sudah berkeluarga dan di karuniai 1 anak laki-laki, kehidupan sehari-hari aku isikan dengan bekerja, bermain dengan anak dan malamnya dengan istri hehehe.

Tapi sebelum aku menikah, diriku mempunyai pengalaman manis yang sampai saat ini masih terngiang di pikiran ku yakni dengan mantanku. Sewaktu aku masih kuliah, aku mempunyai pacar dan itu merupakan cinta pertama ku, tetapi hubungan tersebut tidak berlangsung lama sampai akhirnya kami putus.

Selama berpacaran, aku tidak pernah berbuat hal yang aneh'' seperti ciuman bibir, pegang-pegang dan Making love. Sebenarnya ada keinginan untuk berbuat mesum dengan dirinya, tapi dia selalu menolaknya jadinya aku hanya pasrah saja.

Singkat cerita, malam itu kami yang sudah lulus kuliah ada berencana untuk reunian karena sudah lama tidak melihat satu sama lain. Sialnya waktu itu aku di suruh untuk menjemput Ani yang tak lain adalah mantanku sendiri. Lantas dari sana aku pun berdebat dengan teman-teman ku, tapi tetap saja mereka ngotot kalau aku yang harus menjemputnya entah ini jebatan mereka atau gmn.

Sekitar jam 8 malam aku sudah sampai di rumah Ani, lalu ku lihat Ani sepertinya sudah menunggu di depan rumahnya, aku klakson dan dia pun menuju ke mobilku. Alangkah terkejut nya dirinya saat membuka pintu mobil dan melihat diriku.

" Eh kok u yang jemput gua ? " katanya
" Mana gua tau , gua juga di paksa ne " kataku
" Ya elah, bilang aja modus luh " katanya
" Terserah, mau naik atau gak ne ? gua tinggal aja ya "
" Iya-iya " kemudian dia naik dan menutup pintu mobil, kami berdua pun langsung pergi ke tempat reunian.

Selama perjalanan kami hanya diam-diam saja tanpa sepatah katapun, lalu aku pun mencoba untuk menghilangkan kebosanan dan keheningan ini.

" Woi, gmn kabar lu Ani ? " tanyaku basa basi
" Baik kok heheh " katanya
" Ngomong-ngomong uda deket sama siapa lagi ? " tanya ku penasaran.
" Hmmm ada lah namanya Nurman " jawabnya
" Wahhh, sudah ngapain aja luh ? " tanya ku yang langsung to the point
" Apaan sih nanya begitu, gak jelas bgt " katanya dengan tampang bete.
" Ya siapa tau, habisnya gua dulu pacaran sama u hanya sebatas pegangan tangan saja "

Lalu dia menceritakan semua kejadian yang pernah dia alami dengan pacaranya yang sekarang, akibat dari pergaulan yang buruk menjadikan dirinya sudah tidak perawan lagi. Aku yang saat itu mendengarnya sedikit terkejut lantaran dirinya sudah tidak perawan dan aku hanya bisa memberi nasehat saja.

" Sekarang lu nyesel gak ? " tanyaku
" Gua nyesel bukan gara-gara perawan gua hilang, tapi kenapa perawan gua harus hilang saat keadaan yang tidak mendukung dan bukan sama u orang yang gua cintai waktu itu " katanya.

Aku pun terdiam sejenak, waktu itu memang gua yang mutusin dia. Aku mencoba untuk bercanda dengannya biar dia gak merasa bersalah dan sedih lagi.

" Ya udah deh gini aja, gmn kalau sekarang gua minta jatah ML dengan u " canda ku. Tiba-tiba Ani terkejut dan melihat ku dengan tatapan yang sinis.
" ya elah bercanda doank kok " lanjutku.
" kalau beneran boleh kok " kata Ani yang membuat ku seakan tidak percaya dengan omongannya tadi.
" Ha ? beneran ne ? " tanyaku tidak yakin.

Ia pun tidak menjawabnya hanya tawa kecil saja. Tak lama aku raih wajahnya dan perlahan ku dekatkan wajah ku sehingga bibir kami saling bertemu. Itu lah pertama kali nya aku berciuman dengan Ani.

Lama kami saling berciuman, lalu ku lepas dan memberhentikan mobil ku terlebih dahulu. Setelah mendapatkan tempat yang sepi, aku langsung saja membawanya ke belakang bangku dan menciumnya kembali.

Kali ini lidah-lidah kami saling bertemu dan menjilati " Clappp claaappp " suara ciuman bibir kami. Kemudian ku dorong badan Ani sampai dia terlentang di atas bangku mobil. Tangan ku yang dulu nya tidak boleh menyentuh payudaranya, kali ini bisa ku sentuh dan ku mainkan.

Ku buka baju dia dan terlihat BH nya berwarna pink menutupi payudarannya, ku lingkarkan tangan ku ke belakang punggungnya dan membuka pengait BHnya. Betapa terkejutnya aku melihat payudara Ani yang sekarang berada di depan mataku.

Payudaranya relatif tidak kecil dan tidak besar, puting payudaranya sudah berwarna kecoklatan. Dengan jari-jari tangan ku mainkan puting payudaranya membuat ia mendesah kecil " ahhhh ". Sembari terus memainkan puting susu kirinya, puting susu yang kanan langsung ku lumat dengan mulutku dan ku hisap-hisap dengan kuat " ahhh hmmmm enaak ahhhh " rintihnya.

Mendengar suara desahannya membuat ku semakin terangsang dan suasana di dalam mobil cukup panas. Setelah puas bermain dengan payudaranya, ciuman ku perlahan turun sampai dimana aku mencium bau vagina dari balik rok nya.

Akibat bau tersebut aku semakin tidak tahan dan langsung saja melorotkan roknya beserta celana dalamnya juga. Sekarang ini di depan mataku hanya terlihat Ani yang sudah telanjang bulat. Vaginanya masih terlihat rapat dan bulu-bulu hitam halus nya sungguh lembut saat di elus.

Tak ingin Ani saja yang telanjang, diriku juga langsung membuka seluruh pakaian ku. Tiba-tiba saja Ani terkejut saat melihat penis ku yang tegak besar.

" Woi gila itu, gede bener... sampai urat-urat nya keliatan " kata Ani.
" haha gedean siapa sama pacar lu ? " tanyaku.
" Kalau di bandingin ama cowo gua mah gak ada apa-apanya ama penis u " katanya.
" Gitu ya, ow iya u uda pernah di jilat belum vagina u ? " tanyaku.
" Belum pernah, takut ah " katanya. Tanpa basa basi lagi langsung saja ku jilat vagina nya.
" Ehh hmmm ahhh gilaaa enaaakkk terusss ahhh  " rintihnya. Baru 3 menit ku jilati dia pun sudah menyerah.
" ahhh sudah ah bisa KO duluan gua kalau begini terus " katanya.

Kemudian ia bangkit dan menyuruhku untuk bersandar di bangku mobil, tanpa di duga dia langsung meraih penis ku dengan kedua tangan nya, lalu dia menjilati batang penis ku dan juga di masukan ke dalam mulutnya.

lalu dengan perlahan ia tekan kepalanya ke arahku berusaha memasukkan kemaluanku semaksimal mungkin kedalam mulutnya. Tetapi hanya seperempat saja yang bisa masuk.

" uda deh jangan di paksain ntar u muntah lagi " kataku.

Aku yang sudah terangsang sekali, langsung saja menarik tubuh Ani dan ku rebahkan ke atas bangku mobil. Lalu perlahan ku buka lebar kedua kakinya, ku pegang penis ku dan ku arahkan langsung ke lubang vaginanya.

Awalnya sulit sekali penis ku masuk karena lubang vagina Ani masih sempit dan ukuran penis ku yang besar. Perlahan-lahan kepala penis ku masuk ke dalam, ku tekan lagi lebih keras sehingga membuat Ani tampak kesakitan dengan mata tertutup.

" Ahhhh shttt pelan-pelan yaa, sudah mulai agak sakit nih " kata Ani. Aku yang sudah tidak sabar, secara spontan langsung mendorong batang penis ku.

" Aahhhh pelan-pelan donk " rintihnya.
" Masih sakit ? " tanyaku.
" sedikit sih " katanya.

Aku lihat penis ku baru setengah saja yang masuk, akhirnya tanpa membuat Ani sakit lagi ku desakkan lebih kuat dan bless semua batang penis ku masuk semua ke dalam. Benar saja Ani yang tadi nya sakit malah keenakan, terlihat dari raut wajahnya yang merem melek. Lalu ku tarik keluar dan ku masukkan lagi secara berulang-ulang, setiap ku tarik pasti daging vaginanya akan terikut.

" Ahhh ahhhh ohhh  hmmmm terusss " desahnya. Penis ku di dalam terasa hangat dan kadang kedutan d vaginanya serasa memijit penis ku.

" Ohhh Ani vagina mu enak bangeet " kataku.
" Ahhh ahhh penis kamu gede bangeet gilaa " katanya.

10 menit ada aku genjot vagina Ani,  sungguh sensasi dan pengalaman yang berkesan. tak lama kemudian dia sepertinya ingin orgasme.

" Ahhh mau keeencing " rintihnya.
" Tahan bentar ya sayaang, aku juga mau keluaarrr " kataku yang mempercepat gerakkan pompaan ku.
" Keluarin di luar sayaaang " kata Ani.

Dengan cepat langsung ku cabut penis ku dan ku kocokan di tubuh Ani. Crottt.crottt ...crottt 6 x tembakan mengenai wajah, dada, dan perut Ani yang terkurai lemas di bangku mobilku.

" Makasih ya Ani sudah memberikan ku kesempatan untuk bercumbu dengan mu " kataku sambil mencium kening Ani.
" Ya sama-sama, makasih juga baru kali ini aku bisa keluar, kalau sama cowo ku jarang sekali aku keluar " katanya.
" Kalau begitu, kapan-kapan kita bisa lagi kan hehehe " pancingku.
" Enak aja wooo. ya udah pulang aja yuk gak usah reunian, capek ne badan " katanya.
" Oke " kataku.

Akhirnya kami tidak jadi pergi reunian. kami segera bangun dan berpakaian kembali. Lalu ku antarkan Ani pulang dan aku langsung pulang ke rumah dengan rasa bahagia.
Tag : dewasa
0 Komentar untuk "Kenikmatan Bersama Mantan Didalam Mobil"

Back To Top